Generator PCC MikroTik

Buat skrip konfigurasi load balancing PCC (Per Connection Classifier) MikroTik untuk RouterOS 6 dan 7 secara online. Ciptakan routing PCC multi-WAN, aturan mangle, routing mark, dan konfigurasi load balancing dengan mudah melalui perhitungan PCC otomatis dan pembuatan skrip online.
Loading...
General Configuration
RouterOS VersionLAN Interface
WAN Configuration
GatewayInterfaceDownloadUploadAction
PCC Summary
WANPCC RemainderWeight
ISP-10/250.00%
ISP-21/250.00%
Generated Script
WAN Count: 2PCC Divisor: 2

Overview

Generator PCC MikroTik membuat skrip load balancing Per Connection Classifier yang menyebar koneksi baru ke beberapa link WAN. Anda memasukkan nama, gateway, interface, dan kecepatan setiap WAN, lalu alat ini menghitung divisor classifier, sisa (remainder) per link, serta bobot. Keluarannya berupa aturan mark firewall mangle dan satu entri tabel routing per link, memakai sintaks routing-table untuk RouterOS 7 dan routing-mark untuk RouterOS 6.

Common Use Cases

How to Use

1
Pilih versi RouterOS dan masukkan interface LAN yang dipakai klien untuk menjangkau router.
2
Isi tiap baris WAN dengan nama ISP, gateway, interface, kecepatan unduh, dan kecepatan unggah, lalu gunakan Add WAN untuk menambah link.
3
Periksa PCC Summary yang menampilkan remainder (index/divisor) tiap WAN dan persentase bobot yang dihitung dari kecepatan unduh.
4
Salin skrip yang dihasilkan, tempel ke terminal MikroTik, lalu verifikasi rute terhadap tabel routing yang sudah ada.

Example Scenario

Dua ISP, pembagian merata

Dengan ISP-1 di gateway 192.168.1.1 pada ether1 dan ISP-2 di gateway 192.168.2.1 pada ether2, keduanya diset 100 Mbps unduh, divisor menjadi 2. Aturan classifier memakai per-connection-classifier=both-addresses-and-ports:2/0 dan 2/1 di prerouting, tiap WAN menampilkan bobot 50,00%, dan router menerima satu rute per ISP yang menunjuk ke masing-masing gateway.

Technical Notes

Divisor PCC sama dengan jumlah total link WAN yang Anda definisikan. Setiap link mendapat satu remainder dalam bentuk index/divisor, sehingga dua link menghasilkan remainder 0/2 dan 1/2.

Aturan mangle memakai per-connection-classifier=both-addresses-and-ports yang menghitung hash alamat dan port sumber serta tujuan, sehingga setiap paket dalam satu koneksi mengikuti link yang sama.

Tiap link mendapat connection mark yang dinamai sesuai nama ISP, misalnya ISP-1_conn, dan routing mark pasangannya ISP-1_route, sehingga lalu lintas balasan dan related tetap pada jalur yang sama.

Bobot pada PCC Summary adalah kecepatan unduh tiap link dibagi total kecepatan unduh. Nilai ini hanya informasi; classifier yang dihasilkan membagi koneksi secara merata berdasarkan jumlah link.

Untuk RouterOS 7 rute memakai routing-table=<nama>_route, sedangkan RouterOS 6 memakai sintaks lama routing-mark=<nama>_route. Pilih versi yang sesuai dengan router sebelum menyalin skrip.

Kolom interface dan upload tetap tercatat di formulir, tetapi skrip yang dihasilkan hanya memakai nama ISP, gateway, dan kecepatan unduh untuk perhitungan bobot.

Common Mistakes

Frequently Asked Questions

Per Connection Classifier menghitung hash alamat dan port sebuah koneksi lalu menetapkannya ke salah satu dari beberapa kelompok, satu per WAN, sehingga setiap koneksi baru konsisten mengikuti link yang sama.

Bobot dihitung hanya dari nilai kecepatan unduh yang Anda masukkan. Skrip itu sendiri selalu membagi koneksi merata berdasarkan jumlah WAN, jadi bobot hanya bersifat panduan.

Tidak. Aturan mangle yang dihasilkan sudah membuat connection mark sekaligus routing mark di chain prerouting, sehingga load balancing dasar tidak memerlukan aturan tambahan.

Formatnya both-addresses-and-ports:<total>:<remainder>. Dengan dua WAN Anda mendapat 2/0 dan 2/1, dan router mengklasifikasikan tiap koneksi baru ke salah satu dari dua kelompok tersebut.

Masukkan gateway ISP di sisi router untuk tiap link, misalnya 192.168.1.1 untuk ether1. Rute yang dihasilkan untuk tiap link menunjuk ke gateway tersebut.

Related Topics